Bidang kesehatan menjadi faktor utama yang mempengaruhi prosesi pembangunan. Disamping ada dua faktor lainnya yaitu pendidikan dan sosial. Tanpa ada pembangunan yang baik bidang kesehatan sangat sulit untuk melaksanakan pembangunan bidang pendidikan dan sosial. Demikian disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima Tim Evaluasi Provinsi Bali saat melakukan evaluasi di Puskesmas I Dentim, Jumat (7/7) di Puskesmas I Dentim. Evaluasi tersebut dihadiri Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan instansi terkait.
Lebih lanjut Rai Iswara menambahkan Pemerintah Kota Denpasar sangat komitmen dalam menangani masalah kesehatan. Mengingat pembangunan bidang kesehatan sangat mempengaruhi bidang-bidang pembangunan lainnya. "Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota selalu menekankan pada semua jajaran untuk jangan main-main dalam melaksanakan pembangunan bidang kesehatan," ujarnya. Setelah pembangunan bidang kesehatan berjalan baik dua bidang lainnya yaitu bidang pendidikan dan sosial saling berkaitan dalam melaksanakan prosesi pembangunan. Sebagai bentuk komitmen dalam membangun bidang kesehatan dari 11 puskesmas yang ada di Kota Denpasar sudah 8 puskesmas terakreditasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai standar operasional prosedur yang telah ditetapkan. Bahkan satu puskesmas yaitut Puskesmas II Denpasar Barat akreditasinya meraih katagori paripurna yang merupakan satu satunya puskesmas di Bali meraih paripurna. Sedangkan di Indonesia baru 5 puskesmas yang meraih katagori paripurna termasuk Puskesmas II Denbar. Sedangkan untuk Puskesmas I Dentim yang dievaluasi sekarang masuk katagori utama.
Dalam kesempatan tersebut Rai Iswara mengatakan setiap pembangunan yang dilakukan dilihat mulai dari perencanaan, prosesi pembangunan sampai pada inovasi yang dilakukan. Untuk itu dalam evaluasi ini Rai Iswara menambahkan diharapkan tahapan tersebut agar menjadi perhatian mengingat Puskesmas I Dentim telah melaksanakan hal tersebut. Termasuk inovasi Puskesmas I Dentim sangat luar biasa dimana mampu memberdayakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) melalui rumah berdaya. Hal ini sangat luar biasa mengingat ODGJ dapat diberdayakan.
Sementara Ketua Tim Evaluasi Provinsi Bali dr. Made Laksmi Wati mengatakan mengapresiasi Pemerintah Kota Denpasar melalui puskesmas yang ada di Kota Denpasar telah mampu mengantarkan Provinsi Bali menjadi terbaik tingkat nasional berturut-turut selama empat kali dalam lomba puskesmas tingkat perkotaan. Ia berharap melalui penilaian sekarang ini akan mampu mengantarkan Provinsi Bali meraih puskesmas terbaik nasional ke lima kalinya untuk katagori perkotaan. Untuk evaluasi kali ini tiga indikator akan dievaluasi yaitu indikator manajemen, indikator usaha kesehatan masyarakat (UKM) dan usaha kesehatan perorangan (UKP). Dengan diraihnya akreditasi Utama oleh Puskesmas I Dentim diharapkan dapat menjadi acuan dalam evaluasi kali ini.
Kepala Puskesmas I Dentim dr. IGA Mirah Herawati mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan untuk mengikuti evaluasi ini. Disamping juga melakukan kegiatan rutin juga melaksankan berbagai inovasi pelayanan.