Menu

PKK KOTA DENPASAR REVITALISASI POSYANDU

  • Senin, 20 Juni 2011
  • 852x Dilihat
PKK Kota Denpasara telah melaksanakan revitalisasi Posyandu sebagai upaya pemberdayaan posyandu untuk mengurangi dampak dari krisis ekonomi terhadap status gizi serta kesehatan ibu dan anak. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan kader, manajemen dan fungsi posyandu. Demikian disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dalam ulang tahun posyandu ke-23 dan pelaksanaan BKB di Br. Panca Kerta, Desa Tegal Kerta, Kecamatan Denpasar Barat, Senin (20/6) Lebih lanjut Selly Mantra menambahkan mengingat kontribusi posyandu untuk kesehatan bayi dan anak belita sangat besar, untuk itu perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta peningkatan kemampuan kader. Dengan telah dilaksanakannya revitalisasi posyandu secara menyeluruh di Kota Denpasar diharapkan kualitas pelayanan posyandu terus meningkat. Disamping itu keberadaan kader dan sarana juga merupakan modal dalam kelanjutan posyandu. Pelaksanaan posyandu hendaknya dikaitkan dengan program Bina Keluarga Balita (BKB). Hal ini diharapkan menigkatkan pengetahuan, keterampilan, kesadaran dan peran orang tua untuk membina tumbuh kembang balita. Kepala Dusun Panca Kerta I Gede Arya Wiyasa ditemui disela-sela acara mengatakan keberadaan posyandu di banjar saat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. ”Keberadaan posyandu di Br. Panca Kerta sangat bermanfaat bagi masyarakat karena telah memberikan palayanan secara terpadu,” demikian disampaikan Wiyasa. Untuk itu pelaksanaan posyandu di banjar berjalan rutin setiap bulan setiap tanggal 20. Sementara Ketua PKK Br. Panca Kerta Ny. Wiyasa mengatakan dalam pelaksanaannya posyandu di Br. Panca Kerta berjalan secara rutin setiap bulan. Saat ini posyandu di Br. Panca Kerta menyasar 75 balita dan 1 orang ibu hamil serta 30 orang lansia. Keberadaan posyandu di Banjar Panca Kerta sangat dirasakan manfaatnya oleh masyakat terutama ibu-ibu hamil, balita dan lansia. Karena selain memberikan pemeriksaan balita juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesahatan secara geratis. (Gst)