Setelah sukses menggelar Festival Pasar Tradisional yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan pemerintahan Desa ( BPM Pem Des). Kini kembali BPM Pem Des menggelar penilaian pedagang teladan yang diikuti pasar tradisional se-Kota Denpasar, Kamis (10/4).
"Program penilaian pedagang pasar teladan ini untuk memacu peningkatkan pembangunan pasar tradisional serta pengembangan ekonomi kerakyatan sebagai pilar penting dalam pembangunan pasar tradisional," ujar Kepala BPM Pem des Kota Denpasar Made Mertajaya disela-sela pemilihan. Tidak saja berpikir pada pembangunan fisik saja, namun yang terpenting pada pengelola, pedagang dan masyarakat itu sendiri untuk meningkatkan kwalitas pasar menuju Sapta Pesona Melalui revitalisasi pasar tradisional yang tidak saja mampu merubah fisik pasar namun mampu merubah maindset pengelola dan pedagang pasar. Salah satunya pemilihan pedagang Pasar Teladan yang diharapkan dapat merubah maindset pedagang pasar menuju Pasar aman, bersih, sejuk, indah, ramah, dan penuh kenangan (Sapta Pesona). Yang nantinya juga dapat memberikan motivasi kepada pedagang lain, sehingga pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modrn. Lebih lanjut dikatakan Denpasar sebagai pusat perekonomian dan Pemerintahan menjadika Ibu Kota Propinsi Bali ini membawa dampak dan tantangan yang sangat berat. Hal ini dapat dilakukan dengan menata lingkungan dan masyarakat dapat berprilaku berubah secara semangat ekonomi yang dimulai dari pasar. karena pasar sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli yang diharapkan dapat merubah perilaku masyarakat, serta membawa dampak pada perubahan ekonomi. Program reviatalisasi pasar sebagai program perubahan terhadap fisik pasar, pengelola, dan pedagang pasar, yang nantinya mampu menyelamatkan perekonomian masyarakat.
Festival Pasar Tradisional Kota Denpasar tidak terlepas dari adanya dorongan untuk memosisikan Pasar Tradisonal sebagai tourist destination sehingga program revitalisasi Pasar Tradisional yg selama ini sedang berlangsung akan secara pelan-pelan membangun kesadaran public khususnya pelaku pasar untuk mampu berbenah dalam hal tata kelola dan tata laksana Pasar menjadi lebih baik. Kedepan, revitalisasi keberadaan Pasar Tradisional akan menjadi satu kesatuan program city tour Kota Denpasar yang mengadopsi nilai-nilai Sapta Pesona. (pur/humasdps)