Sebagai pos pelayanan dasar menempatkan posyandu pada posisi terdepan dalam upaya memberikan pelayanan pada masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Denpasar yang menempatkan masalah kesehatan sebagai prioritas pembangunan setiap tahunnya. Untuk itu Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ny. IA Selly D. Mantra mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk memanfaatkan keberadaan posyandut tersebut. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelaksanaan posyandu paripurna di Banjar Cerancam, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (31/5). Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melakukan senam bersama lansia yang didampingi Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara
Lebih lanjut Ny. Selly menambahkan PKK Kota Denpasar sampai tingkat banjar terus melakukan progam untuk mendukung program-program yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar. Salah satunya posyandu pari purna ini yang menyasar 17 banjar. Terlebih lagi saat ini Posyandu yang dilaksanakan di Kota Denpasar mengarah pada pelayanan terpadu. Ini artinya pelayanan tidak hanya memberikan pelayanan balita, ibu hamil dan lansia tetapi juga memberikan penyuluhan tentang kesehatan termasuk pelayanan kependudukan. “Kami harapkan semua posyandu kedepan dapat melaksanakan pelayanan terpadu mulai dari kependudukan, kesehatan dan pelayanan lain yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Ny. Selly juga menyampaikan pelaksanaan posyandu ini sebagai motivasi dan menggelorakan semangat para kader PKK agar melaksanakan tugas dan fungsinya yaitu berusaha memberdayakan dan mensejahterakan keluarga. Posyandu paripurna merupakan upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata. Melalui posyandu diharapkan dapat menyasar balita, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas dalam memberikan pelayanan kesehatan secara efiktif dan efisien. Menurut Ny. Selly pelaksanaan posyandu bertujuan untuk membantu berat badan balita kurang gizi ke arah berat badan yang lebih baik serta meningkatkan status gizinya. Disamping itu untuk mempertahankan gizi dan kesehatan lansia agar dapat beraktifitas lebih baik di hari tua. Disamping itu melalui posyandu paripurna diharapkan para lansia dapat mengisi hari tuanya dengan hal-hal yang positif. "Kami harapkan para lansia turut mengisi pembangunan di Kota Denpasar salah satunya dengan mengikuti pelaksanaan posyandu paripurna," ujar Ny. Selly. Dengan adanya posyandu ini para lansia diharapkan sebagai tempat berkumpul untuk bertemu dengan sebaya sehingga bisa lebih bahagia. Ny. Selly mewanti-wanti para lansia agar terus menjaga kesehatan dengan minum vitamin dan selalu datang ke posyandu untuk mendapatkan pemeriksaan secara gratis.
Disamping memperhatikan kesehatan lansia secara fisik, PKK Kota Denpasar juga mengajak para lansia untuk metirtayatra yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Pelaksanaan tirtayatra ini sebagai salah satu bentuk perhatian Pemkot Denpasar dalam hal spiritual. Sedangkan untuk kreativitas para lansia diberi kesempatan untuk menyalurkan kreativitas melalui perayaan hari lanjut usia nasional. "Saya merasa sangat bangga melihat para lansia yang mampu menunjukkan potensi melalui berbagai kesenian seperti janger, serta tarian massal," ujar Ny. Selly. Kedepannya menurutnya kegiatan semacam ini akan terus ditingkatkan untuk memberikan motivasi pada lansia.