MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU WALIKOTA DENPASAR AJAK PARA KADER LAKUKAN GERAKAN KEBERSIHAN
Masalah kebersihan dan sampah merupakan salah satu permasalahan Kota Denpasar yang dihadapi sekarang ini. Untuk itu Walikota Denpasar mengajak para kader PKK dan Posyandu se-Kota Denpasar untuk melakukan gerakan kebersihan. Hal tersebut disampaikan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka pelatihan kader posyandu se-Kota Denpasar, Kamis (18/4) di Ruang Pertemuan Gedung Graha Sewaka Dharma. Sebelum memberikan sambutan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyerahkan buku SIP (Sistem Informasi Posyandu) untuk perwakilan kader yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra. Pelatihan berlangsung sehari yang diikuti 330 kader dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara beserta beberapa kepala SKPD (satuan kerja perangkat daerah).
“Saya mohon ibu-ibu kader untuk melakukan gerakan kebersihan dengan mengajak kepala lingkungan, masyarakat dengan memilah sampah rumah tangga,†ujar Rai Mantra. Bila sampah dipilah dan dioleh degan baik memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Untuk itu Rai Mantra mengharapan adakan gerakan pemilahan sampah dan kebersihan dengan koordinasi Camat, Kepala Desa/Lurah serta Kaling. Disamping itu untuk menwujudkan lingkungan bersih Rai Mantra mengharapkan dimulai dari diri sendiri kemudian keluarga baru lingkungan sekitarnya. “Bila telah mampu mewujudkan lingkungan bersih dari diri sendiri dan keluarga tentunya akan mudah mewujudkan Denpasar bersih,†ujar Rai Mantra. Dengan demikian dapat mewujudkan Denpasar sebagai Kotaku Rumahku. Selain masalah kebersihan menurut Rai Mantra masalah kependudukan juga menjadi salah satu permasalahan Kota Denpasar. Masalah kependudukan sangat mempengaruhi berbagai sektor mulai dari kamtibmas, kesehatan dan pendidikan. Untuk itu administrasi kependudukan harus benar-benar dilaksanakan dengan baik. Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra mengharapkan dalam melaksanakan pembangunan hendaknya memiliki visi dan tujuan yang sehingga pembangunan yang dilaksanakan akan berjalan dengan baik.
Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra mengatakan pelatihan ini rutin dilaksanakan tiap tahun untuk meningkatkan pemahaman para kader. Tahun lalu pihaknya mengaku menyasar 31 lokasi posyandu, untuk itu kader-kader ini harus dilatih dalam memberikan pelayanan. Menurut Ny.Selly peran posyandu sangat penting karena posyandu ini menyasar ibu hamil dan balita teramasuk para lansia. Kedepannya malalui pelatihan ini kader-kader mampu mensosialisasikan semua kegiatan posyandu. Lebih jauh Ny. Selly menambahkan dalam melaksanakan posyandu di Kota Denpasar telah terintegrasi dengan BKB (Bina Keluarga Balita) dan PAUD (pendidikan anak usia dini). Hal ini untuk meningkatkan kesadaran anggota keluarga dalam membina tumbuh kembang balita. (Gst)